Google
 

Wednesday, 26 February 2014

Membuat Mobil Mainan Remote Control

Membuat Mobil Mainan Remote Control

Mobil Mainan Remote Control

Bahan yang Diperlukan: 
1. Motor / Dinamo (Bisa diambil dari bor listrik)


Dinamo motor
Motor/Dinamo dari Bor Listrik
2. Throttle Switch (Untuk Lebih Jelasnya Cari di Google ya?)

Throttle Switch

3. Baterai
(Tidak perlu saya kasih foto pasti sudah pada tahu:) hehehe )

4. Cable Ties / Zip ties

Cable Ties

5. 4 Jarum Suntik Medis

 Jarum Suntik
6. RC Transmitter 
7. RC receiver
8. Baterai RC receiver
9. 2 Servo
Servo
  
10. Vacuum belt
Vacuum belt

Vacuum belt
  
11. 4 Roda
12. 1/2 Inch PVC paralon
13. 1/2 Inch PVC konektor
1/2 Inch PVC
  
14. Saklar ON/OFF
15. 4 Syringe cap  (Dari Jarum Suntik)
Syringe cap

16. 4 RC wheel mount 
wheel mount

17. 2 Poros Roda
18. Papan

Alat yang Diperlukan :
1. Obeng, Min dan Plus
2. Solder
3. Tang
4. Bor Listrik
Electric drill

5. Jig Saw
6. Catut



http://lukmannet.blogspot.com/2011/11/cara-mudah-membuat-hp-menjadi-remote.html


Cara Mudah Membuat HP Menjadi Remote Control


Rangkaian Penguat Getar Ponsel
Pada postingan kali ini saya akan memaparkan salah satu cara memanfaatkan jaringan seluler HP sebagai kontrol jarak jauh untuk menyalakan peralatan listrik. Kalau Anda mempunyai ponsel tidak terpakai, mending sambil gunakan sebagai penerima kontrol jarak jauh untuk melakukan tugas-tugas tertentu dalam keseharian kita, sip bukan?
Rangkaian yang saya akan saya paparkan di sini sebenarnya hanya berupa penguat sinyal getar HP satu channel yang sederhana dan diharapkan bisa dibuat oleh pemula sekali pun. Namun demikian lumayanlah dapat menghemat tenaga operasional dan gaya-gayaan tentunya, he he, misalnya dengan menggunakan panggilan HP untuk:
  1. Memberi makan ayam/burung/ikan,
  2. Menyalakan dan mematikan lampu, (sebaiknya tambahkan dengan rangkaian nyala-mati (toggle),
  3. Menghidupkan sepeda motor/mobil/klakson,  
  4. Pengaman rumah, dan lain-lain.
Sekedar diketahui, terdapat 3 jenis keadaan yang dapat disensor saat HP menerima panggilan, yaitu cahaya, getar, dan suaranya. Dari ketiga keadaan yang dapat disensor itu ternyata sensor getar lebih dapat diandalkan mengingat kita bisa mengatur tempo kondisi ‘On’. Ini dapat dibuktikan pada saat kita calling (HP bergetar), sesegera kita putuskan panggilan, HP juga berhenti bergetar.
Lain halnya jika memakai sensor cahaya, begitu kita putuskan panggilan, lampu pasti masih tetap menyala. Jadi kesimpulannya, respon getar lebih akurat daripada respon cahaya. Namun jika Anda penasaran akan rangkaiannya, bisa kunjungihttp://www.electronicecircuits.com/electronic-circuits/ldr-light-detector sebagai referensi. Cara kerjanya simple, Anda cuma harus mendekatkan sensor ke LED atau layar LCD HP, karena itu HP harus ada pada situasi lingkungan juga gelap agar dapat mendeteksi perubahan cahaya LCD, yang sebenarnya agak merepotkan juga.
Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya Anda ketahui bahwa pada postingan ini saya hanya memaparkan salah satu cara membuat sebuah penguat getar HP yang pada gilirannya dapat digunakan sebagai remote kontrol. Saya membahas rangkaian ini secara general untuk semua jenis HP dengan asumsi semua motor getar HP berputar pasti karena tegangan pada terminalnya. Nah, tegangan inilah yang kita manfaatkan dan saya maksudkan hanya 1 (satu) panggilan dari kita saja yang mampu menggetarkan HP tersebut. 
Untuk alasan keamanan, saya meminta Anda untuk mempertimbangkan menggunakan rangkaian ini untuk hal-hal berisiko, misalnya starter mobil/motor dan semacamnya. Saya tidak akan membahas melebar bagaimana caranya agar HP hanya mampu menerima 1 panggilan saja karena baik settingan operator, jenis HP, maupun  fakator HP error sangat beragam. Hal ini menjadi bahan pemikiran Anda untuk memutuskan apakah rangkaian ini aman atau tidak jika digunakan untuk hal-hal beresiko tersebut. Kalau saya pribadi lebih menyukai ini sebagai hiburan ataupun ngisengin teman-teman, he he...

Baiklah langsung saja, komponen yang diperlukan hanya berupa sebuah resistor 1000 Ω, sebuah Transistor NPN D400 atau yang lain, sebuah Relay 6-12V, sebuah Dioda IN4002. Sedangkan untuk HP memliki fitur getar serta kalau bisa fitur SMS dapat dinoaktifkan, baik melalui setting, aplikasi pemblokir SMS, ataupun pemilihan operator yang bisa memblokir SMS, karena diharapkan hanya panggilan saja yang dapat mengaktifkan rangkaian ini.

Langkah pembuatan:
  1. Buatlah rangkaian seperti pada gambar di atas dan pastikan relay bekerja saat Anda beri input tegangan sebuah bateray 1,5V relatif terhadap tanah;
  2. Bongkarlah sebuah ponsel/HP murahan, jelek, sembarang merk (tapi yang tidak rusak dan kartu masih aktif, Bos) untuk menyambung dengan kabel kecil secara paralel (solder) 2 terminal motor vibrator keluar dari casing HP atau langsung sambung dengan soket kecil jika dikehendaki rangkaian mudah dilepas dan disambung;
  3. Sambungkan 2 kabel terminal di atas dengan saluran input rangkaian yang Anda buat, dan cobalah melakukan panggilan ke HP tersebut (jika belum bisa, baliklah polaritasnya);
  4. Settinglah HP tersebut sehingga hanya panggilan yang dapat mengaktifkan vibrator.

Cara kerja rangkaian:
Tegangan vibrator HP akan diumpankan ke basis Transistor D400 dan diperkuat arusnya untuk mengaktifkan relay 6-12V sesuai dengan irama getar HP. Jika perlu ‘penghalusan’ karena mode getar yang terputus-putus, bisa Anda tambahkan kapasitor elektrolit kecil paralel relatif terhadap tanah pada saluran input. Fungsi dioda hanya untuk menghubung singkat GGL transien saat relay aktif. Lama kondisi ‘On’ relatif sama dengan kondisi kita calling.

Contoh aplikasi pada mekanik Centrifugal Auto Fish Feeder yang bisa aja diisi pelet/konsentrat/jagung untuk pakan ternak ikan/ayam/burung:

Tambahan rangkaian khusus untuk starter elektrik
Terdapat tambahan khususnya apabila rangkaian ini digunakan untuk menyalakan starter elektrik sebuah motor, bukankah untuk menyalakan starter tersebut kondisi kontak motor harus dalam keadaan 'On'?

Pada prinsipnya terdapat tambahan sebuah rangkaian penunda waktu sederhana yang agar mudah dibuat mirip dengan rangkaian awal. Sebagian muatan listrik yang mengalir sebagai akibat aktifnya relay 1 dicuplik untuk mengisi kapasitor (setelah melewati dioda) yang selanjutnya muatan ini akan sedikit demi sedikit dikeluarkan untuk menyuplai kebutuhan arus basis-emitor transistor 2 guna mengaktifkan relay selama periode tertentu / sampai muatan tadi habis sehingga relay 2 menjadi 'off'' (bisa sampai beberapa menit).
Jadi pada saat saluran input diberi tegangan, kedua relay akan aktif relatif bersamaan, yang mana relay 1  menyalakan starter sedangkan relay 2 akan menyalakan kontak sepeda motor selama waktu tertentu (beberapa menit tergantung kapasitas elco). Tentu saja jika ingin benar-benar menjalankan motor, kunci kontak harus diputar beneran, jika tidak, motor akan mati di tengah jalan.

Selamat mencoba....

No comments: